• Zen Nippon Airinkai: KONTES-KONTES YANG MENGAWAL SEJARAH KOI

    Kontes-kontes ZNA kini jadi tolok ukur perkembangan koi dunia.

    -----

    SORE hari pertama ZNA All Japan Show, bulan November 1978. Ini penyelenggaraan kontes ke-14 Zen Nippon Airinkai. Taisho Sanshoku ukuran 70 cm milik Kiyoshi Saikawa baru saja terpilih sebagai Grand Champion. Koi pijahan Nakata Fish Farm itu sungguh mempesona: pola maruten merah di dahinya seperti membentuk mahkota merah, sementara di punggung, warna hitam dan merah seperti saling membelit sampai ke pangkal ekor. Melihat polanya, Kiyoshi menamai Sang Grand Champion: The Crown Sanke.

    Menjelang senja di hari Jumat itu, puluhan photografer mengerubung bak tempat The Crown Sanke mempertontonkan keanggunannya. Agar mudah difoto, selang gelembung udara diangkat. Dan… klik, klik, cahaya lampu kilat berkeredep. Para juru foto kemudian pulang. Hari telah beranjak malam, dan gedung tempat penyelenggaraan kontes pun ditutup. Udara dingin di Jepang saat itu sungguh membekukan.

    Dan khalayak koi Jepang gempar esok harinya. Sabtu pagi itu, menjelang pameran para pemenang, panitia mendapatkan The Crown Sanke telah terbujur kaku di dasar bak, tewas kehabisan oksigen. Seusai pengambilan gambar kemarin, rupanya panitia kontes lupa mengembalikan selang gelembung udara ke dalam bak. Duka pun merayapi sang pemilik, Kiyoshi Saikawa, para petani, juga para penggemar koi Jepang yang hari itu hanya datang menyaksikan Sang Grand Champion terkulai di sudut kolamnya.

    Kematian The Crown Sanke di arena kontes ZNA All Japan Show tahun 1978 adalah peristiwa paling tragis yang mewarnai perjalanan kontes yang diselenggarakan kelab penggemar koi tertua dan terbesar di dunia ini.

    ****

    Zen Nippon Airinkai pada mulanya hanyalah kumpulan penggemar koi di kawasan barat Jepang yang dibentuk tahun 1966. Namanya pun semula adalah Western Nippon Airinkai. Karena itulah ketika menggelar kontes untuk pertama kalinya di tahun 1966, kontesnya masih disebut sebagai Nishi (Western) Nippon Airinkai. Berkat keanggotaan yang kian meluas ke seantero Jepang, di kontes yang ketiga tahun 1968, WNA telah bersalin rupa menjadi Zen Nippon Airinkai. Salah seorang pendirinya yang terkenal Dr. Takeo Kuroki, merumuskan motto untuk ZNA yang singkat namun berisi: Friendship through scales. Motto itulah yang kini diejawantahkan dalam bentuk logo ZNA berupa lengkung mosaik sisik-sisik koi berwarna merah dan putih.

    Kontes-kontes koi yang digelar di Niigata di tahun-tahun awal abad 20 hanyalah pertemuan para petani padi selepas panen (Teagari) untuk saling memperlihatkan aneka warna koi-koi mereka. Para petani baru berkontes dengan nama akbar Niigata-Nogyosai Show – kontes para petani Niigata -- di tahun 1956. Sejauh itu, penggemar koi yang bukan petani belum punya ajang sendiri, sampai tahun 1962 sekelompok penggemar menggelar “kontes hanya untuk penggemar” di teras sebuah hotel di Oita. Semuanya mengalir begitu saja.

    Kelahiran ZNA membentuk pola yang lebih teratur dunia koi Jepang. Juga menjadi salah satu penentu utama perjalanan sejarah koi, apresiasi, juga filosofi koi dunia.

    ZNA All Japan Show pertama (saat itu masih bernama WNA) digelar 5-6 Maret 1966 di Beppu City. Pesertanya 579 koi dengan dua juri dari kalangan dealer profesional, Toshio Hirasawa dan Kyushiro Sakamoro. Pemenangnya adalah seekor Showa jantan berukuran 57 cm. Pemiliknya adalah dedengkot koi awal, Dr. Takeo Kuroki. Sang Grand Champion juga adalah salah satu keturunan pertama showa yang dikenal sekarang. Penggemar koi – juga kedua juri -- saat itu begitu terpesona melihat showa tipe baru ini, yang dilahirkan dari induk Kohaku, Showa pertama (yang polanya masih kuning hitam memenuhi tubuh), dan Shiro Utsuri. Peternaknya juga adalah salah satu legenda dunia koi: Tomiji Kobayashi.

    Tahun 1967, WNA Show kedua digelar. Kali ini, gelar Grand Champion jatuh kepada Inazuma Kohaku ukuran 58 cm milik Katsuichi Osaki.

    Tahun 1968, kontes WNA Show mulai menggunakan nama ZNA. Secara resmi, kontes di bulan Maret itu bertajuk The 3rd ZNA All Japan Show. Peraih Grand Champion adalah Kohaku berukuran 58 cm milik Juko Koike. Setahun kemudian, di ajang 4th ZNA All Japan Show, giliran Sanke milik Takiichiro Hatsumura hasil pijahan Koda Fish Farm menjadi jawara.

    Dengan demikian, pada penyelenggaraan ZNA All Japan Show keempat, trio Gosanke masing-masing telah mendapatkan giliran merebut tahta pertama kemolekan koi Jepang.

    Waktu penyelenggaraan kontes di bulan Maret setiap tahunnya, adalah saat-saat terdingin di Jepang. Bahkan pada penyelenggaraan The 5th ZNA All Japan Show tahun 1970, suhu udara tiba-tiba menukik tajam ke titik nol dan perlahan membekukan air di Aoyama Garden, Himeji City, lokasi penyelenggaraan kontes. Para peserta pemilik koi-koi pun panik, sebagaimana 1.296 koi yang tengah berlaga terlihat menderita. Untunglah di sisi gedung arena kontes ada kolam renang besar. Maka bak-bak berisi koi peserta kontes pun diangkat, direndam dalam kolam renang yang airnya telah dipanaskan. Panitia menggelontorkan bergalon-galon air panas ke dalam kolam renang. Dan koi-koi terbaik Jepang itu pun selamat dari kedinginan. Juga sang pemenang, Doitsu Sanke 60 cm milik Kiichi Iwasaki hasil ternakan Miyaishi Koi Farm. Doitsu Sanke ini juga mencetak rekor baru sebagai pemenang yang ukurannya menembus 60 cm.

    Kontes ZNA di setiap bulan Maret di musim dingin ini belakangan dipindahkan ke bulan November (musim gugur) setiap tahunnya. ZNA All Japan Show di bulan November dimulai pada penyelenggaraan kontes ke-11 di tahun 1976. Suhu di bulan-bulan dalam musim gugur itu lebih gampang ditebak dan tidak menjadi ancaman benar bagi koi-koi peserta kontes. Selain itu, koi-koi baru melewati musim dingin yang panjang, diet makanan yang ketat, dan koi-koi tengah di puncak kecemerlangan warnanya.

    Menilik ukurannya, koi-koi di tahun-tahun awal kontes ZNA ini adalah koi-koi yang tak layak kontes di masa sekarang. Pola seadanya, ukurannya pun tak lebih dari koi-koi di kolam-kolam penggemar awam zaman kini. Yang terasa benar cirinya adalah: koi-koi pemenang berbadan ramping.

    Era koi berbadan ramping berakhir di tahun 1976, ketika pada ZNA All Japan Show yang digelar di Niigata, Kohaku betina ukuran 72 cm, berusia 10 tahun ternakan Yokio Isa merebut Grand Champion. Koi milik salah satu penggemar koi legendaris Jepang, Ryo Kamiya ini menjadi jawara pada kontes yang diikuti 3.656 koi.

    Nama Sang Kohaku adalah Kishiro. Artinya: Si Gemuk Putih, yang diambil dari bentuk tubuh sentosa sang jawara. Kishiro pula pemenang pertama yang menembus ukuran 70 cm.

    Begitulah. Dari tahun ke tahun, ZNA All Japan Show kian mengalami peningkatan. Ketekunan para perternak serta kian meningkatnya apresiasi dari para penggemar, turut mendongkrak kualitas dan ukuran koi-koi juara.

    Butuh waktu 8 tahun untuk menciptakan juara berukuran 80 cm. Ini terjadi di tahun 1982, di ajang ZNA All Japan Show ke-18. Kohaku milik Natsuji Anabuki ini hasil pijahan Kazumasa Morita.

    Enam tahun kemudian, 1988, pencapaian baru ukuran di atas 90 cm dipecahkan oleh Kohaku berukuran 91 cm milik Masao Kato. Koi pijahan Tekada Koi Farm ini berusia 10 tahun. Dan satu hal yang mengagumkan: Sang Grand Champion adalah koi jantan! Dia pulalah satu-satunya koi berkelamin jantan yang merebut gelar Grand Champion ZNA All Japan Show di era koi modern.

    Banyak yang meramalkan, itulah batas pencapaian yang mungkin digapai koi jenis Gosanke. Tapi ternyata, 20 tahun kemudian: Nobuo Takigawa membuktikan tiadanya batas pencapaian dari usaha keras dan ketekunan para peternak koi. Bulan November 2008, Momotaro Sanke ukuran 106 cm milik sang bos ZNA ini merebut Grand Champion di The 44th ZNA All Japan Koi Show di Niigata. Sanke bernama Izumoryu ini berusia delapan tahun.

    *****

    Dengan begitu, penyelenggaraan kontes ZNA juga adalah jejak perkembangan dunia koi. Ia juga merekam aneka kejadian yang mengiringi sejarah koi. Tahun 2003 misalnya, ZNA All Japan Show dibatalkan gara-gara wabah Koi Herpes Virus yang memusnahkan koleksi-koleksi terbaik penggemar, meluluhlantakkan bisnis para peternak dan pedagang koi di Jepang. Setahun kemudian, ZNA All Japan Show 2004 juga dibatalkan karena musibah baru, gempa bumi yang melantakkan Niigata dan sekitarnya di Jepang. Penyakit dan bencana alam ini seperta cobaan beruntun yang melanda dunia koi.

    Dengan sisa-sisa koleksi, pada tahun 2004, ZNA berusaha keluar dari balik reruntuhan dan duka lara itu dengan menggelar ZNA All Japan Show ke 41. Pesertanya 1.224 koi, berkurang drastis dari jumlah 4.330 koi yang menjadi rekor peserta ZNA di tahun 1980 pada AJS ke 16. Toh, hajatan yang masih berselubung duka ini tetap semarak dan berkualitas. Matsue Kohaku ukuran 93 cm berusia 8 tahun menjadi pemenangnya. Koi milik Nobuo Takigawa ini ibarat sekeping mutiara yang lolos dari dua malapetaka yang menimpa koi Jepang.

    Kini, 42 tahun sudah ZNA mengawal perjalanan sejarah koi dengan kontes-kontesnya yang mendunia. Sepanjang 42 tahun itu, pemenang Grand Champion terbanyak direbut koi jenis Kohaku (26 kali), lalu Sanke (11 kali), Showa (4 kali) dan satu pemenang jenis Doitsu Sanke. Pemenang satu-satunya di luar Gosanke ini muncul di tahun 1969. Dari sejumlah pemenang, beberapa koi di antaranya dianggap sebagai koi-koi yang legendaris karena pesona dan riwayatnya yang tak biasa.

    Misalnya, Inazuma Showa milik Pak Tua Masao Kato yang merebut Grand Champion di tahun 1991. Showa ternakan Dainichi ini, oleh pengarang buku Kokugyo, Mamoru Kodama bahkan disebut sebagai “harta karun industri koi” berkat posisinya sebagai koi yang membentuk garis darah Dainichi (Dainichi bloodline) – yang dipakai hampir seluruh peternak besar Jepang kini.

    Kontes ZNA juga melahirkan nama-nama besar penggemar koi yang benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk perkembangan apresiasi dunia koi. Di antaranya adalah bekas Ketua ZNA sendiri, Masao Kato dan penerusnya Nobuo Takigawa.

    Kato-san telah memenangkan sedikitnya tiga gelar Grand Champion di kontes ZNA All Japan Show. Semenjak menjadi Ketua ZNA, Masao Kato telah melakukan perjalanan lebih dari 100 kali ke sedikitnya 12 negara untuk menjadi juri di kontes-kontes seraya memperkenalkan ZNA ke khalayak koi dunia.

    Begitu pula dengan Nobuo Takigawa. Ia memenangkan tujuh gelar Grand Champion di sepanjang keikutsertaannya di ZNA All Japan Show. Di usia di atas 80 tahun dan masih menjabat sebagai presiden sebuah perusahaan minyak, Takigawa-san masih menjalani hidup dengan bersemangat. Ia kini menjabat sebagai Ketua ZNA menggantikan Masao Kato.

    Dengan orang-orang berdedikasi tinggi untuk koi itulah, ZNA tetap mengawal sejarah koi sampai batas waktu yang tak teramalkan. Kontes-kontes ZNA kini berjalan berdampingan dengan tiga kontes besar lainnya di Jepang yakni Shinkokai All Japan Show, Rinyukai All Japan Show, dan Nogyosai Koi Show di Hiroshima dan Niigata. ZNA juga telah melebarkan sayapnya ke berbagai negara, termasuk ke Indonesia.

    Dan para penggemar koi dunia pun menikmati kabar-kabar menghentak dan mendecakkan rasa kagum dari pelbagai kemajuan yang lahir dari kerja keras, ketekunan, kecermatan dan persahabatan para pecinta koi yang tergabung dalam Zen Nippon Airinkai.

    Tyo Arungtasik
  • Thread Terbaru Thread Terbaru

    TUKANG KOI

    Mohon Maaf Lahir dan Bathin

    Thread Starter: TUKANG KOI

    Ikan kakap ikan patin, mohon maaf lahir dan bathin

    09-03-2010 11:01 PM by edwin Go to last post
    subhan_haris

    salam kenal dari palu

    Thread Starter: subhan_haris

    ane subhan dari palu, baru mau kenal koi, tapikir disini tempatnya coi.....????

    09-03-2010 09:20 PM by gunung sari koi Go to last post
    hilariusssss

    Turut berduka atas meninggal nya ibunda dari om lukas saung koi...

    Thread Starter: hilariusssss

    Turut berduka cita atas meninggal nya ibunda dari om lukas saungkoi.. semoga almarhum diterima disisi Nya dan untuk keluarga yang ditinggal kan

    09-03-2010 08:06 AM by tupai Go to last post
    rubbie

    Perpanjangan dan pembayaran Iuran keanggotaan

    Thread Starter: rubbie

    Alow Mas Admin , rasanya tanpa terasa masa keanggotaan saya sudah akan 1 tahun pada september ini, untuk perpanjangan keanggotaan apakah saya langsung

    09-03-2010 08:19 PM by Koismagazine Go to last post
    budidjo

    Sudah puas dengan isi kolam ?

    Thread Starter: budidjo

    Rekan rekan, mau nanya nih, apakah rekan2 sdh puas dengan ikan yg ada di dalam kolam di rumah?

    Yesterday 06:37 PM by budidjo Go to last post
    beryl

    Name server problem

    Thread Starter: beryl

    Halo All, Hari ini telah terjadi problem pada name server kami, problem diakibatkan karena tidak update nya database domain di name server

    09-01-2010 09:22 PM by victor Go to last post
  • Pekan Lelang Koi Jumbo

    Pekan Lelang
  • Poll Polling

  • Member Terbaru

  • Posting Terbaru Posting Terbaru

    Robby Iwan

    Wah klo lelang sih selalu rame, tapi klo banyak yang berani keluarin ikan bosen nya.. bakal tambah meriah..

    Robby Iwan Today 08:42 AM Go to last post
    Robby Iwan

    Ini ikan urutan pertama yang akan dilelang.., Omosako shiro (female) 73cm, bloodline Musashi..


    Robby Iwan Today 08:19 AM Go to last post
    edwin

    Selamat idul fitri bagi yg merayakan.... Mohon maaf lahir batin

    edwin Today 08:00 AM Go to last post
    koituren

    Met kenal bro Eric..
    Kolam 11ton dgn filter 8ton wuiih.. Top bgt.
    Irul malang

    koituren Today 03:14 AM Go to last post
  • 3rd FEIKOI GROW OUT " MIYATAKE RULE "